Departemen ESL IPB University Terima Kunjungan Universitas Khairun, Bahas Rencana Pengembangan Program Studi ESL
Departemen ESL IPB University Terima Kunjungan Universitas Khairun, Bahas Rencana Pengembangan Program Studi ESL
Bogor, 26 Agustus 2026 — Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL), Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), IPB University menerima kunjungan dari Universitas Khairun (Unkhair), khususnya dari Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik antara kedua institusi.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Departemen ESL IPB University, Dr. Adi Hadianto, menyampaikan bahwa pihak Universitas Khairun tengah menjajaki rencana pengembangan dan pembentukan Program Studi Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL). Rencana tersebut menjadi salah satu topik utama dalam diskusi, khususnya terkait penguatan kapasitas akademik, pengembangan kurikulum, serta kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung penyelenggaraan program studi.
Dr. Adi Hadianto juga menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari persiapan pengembangan program studi tersebut. Salah satu bentuk tindak lanjut yang didorong adalah kesempatan bagi sejumlah staf atau dosen Universitas Khairun untuk melanjutkan pendidikan dan memperdalam keilmuan di bidang ESL melalui program pendidikan yang relevan di IPB University.
Rencana tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih konkret antara Departemen ESL IPB University dan Universitas Khairun. Pihak Universitas Khairun selanjutnya akan menyampaikan hasil kunjungan dan pembahasan tersebut kepada Rektor Universitas Khairun sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan tindak lanjut dan bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen Departemen ESL IPB University dalam memperluas jejaring akademik dan berbagi pengalaman dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi sumberdaya dan lingkungan. Ke depan, kolaborasi diharapkan dapat berkembang tidak hanya dalam penguatan sumber daya manusia dan pengembangan program studi, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta kegiatan akademik lainnya yang saling memberikan manfaat bagi kedua institusi.
