Kelulusan Tepat Waktu
CAPAIAN LULUSAN TEPAT WAKTU
PROGRAM STUDI EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN (ESL)
PERIODE 2023–2025
Capaian kinerja kelulusan tepat waktu mahasiswa Program Studi Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL) dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dan signifikan. Pada tahun 2023, persentase lulusan tepat waktu tercatat sebesar 43,33% (39 dari 90 mahasiswa). Capaian ini meningkat pada tahun 2024 menjadi 55,05% (49 dari 89 mahasiswa), dan kembali mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2025 menjadi 75,78% (72 dari 95 mahasiswa).

Persentase kelulusan tepat waktu tersebut mencerminkan efektivitas pengelolaan proses akademik yang semakin baik, khususnya dalam aspek perencanaan studi, pelaksanaan pembelajaran, serta sistem pembimbingan akademik dan tugas akhir. Selain itu, program studi juga telah mengimplementasikan mekanisme monitoring dan evaluasi (monev) progres studi mahasiswa secara berkala, termasuk melalui sistem early warning bagi mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan studi.
Dari aspek kualitas akademik, capaian lulusan tetap terjaga dengan baik, yang ditunjukkan oleh rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan pada kisaran 2,98–3,97 (2023), 3,27–3,92 (2024), dan 3,09–3,90 (2025). Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kuantitas lulusan tepat waktu tidak mengorbankan mutu akademik.
Lama studi lulusan tepat waktu secara konsisten berada dalam rentang 41–48 bulan, sesuai dengan standar masa studi program sarjana. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mampu menyelesaikan studi sesuai dengan kurikulum yang telah dirancang.
Secara keseluruhan, capaian ini menunjukkan bahwa program studi telah memenuhi indikator kinerja utama terkait ketepatan waktu kelulusan mahasiswa dan menunjukkan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Ke depan, program studi berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian ini melalui penguatan sistem pembimbingan akademik, optimalisasi pemanfaatan sistem informasi akademik, serta peningkatan kualitas layanan pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.
