The 10th ESL IPB International Summer Course 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Global untuk Ketahanan Pangan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati
The 10th ESL IPB International Summer Course 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Global untuk Ketahanan Pangan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati
Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL), Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University secara resmi membuka The 10th ESL IPB International Summer Course 2026 pada 27 Juli 2026 di Auditorium FEM IPB University. Mengangkat tema “Food Security and Biodiversity Conservation in Times of Geopolitical Crisis”, program ini menghadirkan mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis terkait ketahanan pangan, konservasi keanekaragaman hayati, serta pembangunan berkelanjutan di tengah dinamika geopolitik global. Sebelum pembukaan resmi, peserta mengikuti rangkaian kuliah daring sejak 26 Juni hingga 17 Juli 2026 yang menghadirkan pakar dari berbagai universitas dunia, seperti University of Oxford (Inggris), Western Sydney University (Australia), Korea University (Korea Selatan), Utrecht University (Belanda), Vytautas Magnus University (Lithuania), Universiti Putra Malaysia, Thaksin University (Thailand), University of Technology Sydney (Australia), serta IPB University.
Rangkaian Opening Ceremony diawali dengan kunjungan peserta internasional ke Kampus IPB Dramaga sebelum mengikuti acara pembukaan yang dikemas dalam nuansa budaya melalui Cultural Day. Acara dibuka dengan Cultural Fashion Show, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IPB, laporan Koordinator Summer Course, serta sambutan dari Kepala Departemen ESL, Direktur International Education Office IPB University, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dan secara resmi dibuka oleh Rektor IPB University. Suasana semakin semarak dengan penampilan Kazakhstan Sword Dance dan Tari Jaipong, yang mencerminkan semangat pertukaran budaya antarnegara. Pada sesi ilmiah, peserta memperoleh wawasan dari dua keynote speakers, yaitu Prof. Dr. Hermann Waibel (Leibniz University Hannover, Jerman) yang membawakan topik “Asian Agriculture in a Climate Change-driven and Risky World” serta A/Prof. Dr. Zulfan Tadjoeddin (Western Sydney University, Australia) dengan topik “Does Indonesia Fit the Narrative of Green Sacrifice Zone”.
Melalui penyelenggaraan The 10th ESL IPB International Summer Course 2026, Departemen ESL FEM IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kolaborasi akademik lintas negara, pertukaran pengetahuan, serta penguatan jejaring global. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan peserta mengenai tantangan global di bidang ketahanan pangan dan konservasi keanekaragaman hayati, sekaligus mendorong lahirnya gagasan dan solusi inovatif untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Acara ditutup dengan Flashmob Batch 10, Parade Bendera, pengenalan seluruh peserta internasional, pengumuman Best Traditional Outfit, serta sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi internasional yang telah terjalin selama penyelenggaraan Summer Course.
